PMII Rayon Ushuluddin Gelar Evaluasi Tengah Periode, Tegaskan Penguatan Minat Bakat dan Kerja Kolektif

 

Dokumentasi Acara


.Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Rayon Ushuluddin (Rashul) Komisariat Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang menggelar Evaluasi Tengah Periode pada Minggu, 16 Februari 2026, pukul 14.00–02.00 WIB. Kegiatan ini menjadi momentum refleksi bersama atas kinerja kepengurusan di pertengahan masa khidmat sekaligus ruang konsolidasi untuk memperkuat arah gerak organisasi.


Acara dibuka oleh Ketua Rayon Ushuluddin, Moh. Adika Arifin, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya evaluasi sebagai tradisi intelektual dan organisatoris. Sambutan berikutnya disampaikan oleh Ketua Komisariat, M. Yusrul Reza Muna, yang mengingatkan bahwa setengah periode bukan hanya ajang laporan capaian, tetapi juga forum koreksi dan pembenahan bersama.


Rangkaian evaluasi diawali dengan penyampaian laporan dan refleksi dari Badan Pengurus Harian (BPH), kemudian dilanjutkan oleh Biro Pendidikan dan Pengkaderan. Forum berlangsung dinamis dengan berbagai tanggapan, kritik, dan masukan dari peserta forum. Setelah itu, agenda dilanjutkan dengan tasyakuran atas terpilihnya ketua organisasi mahasiswa (ormawa), sebagai bentuk apresiasi dan penguatan sinergi antarlembaga.


Selanjutnya, laporan pertanggungjawaban disampaikan oleh Lembaga Kajian dan Kepenulisan, Badan Pengembangan Studi Advokasi dan Gender (BPSAG), Biro Rumah Tangga, serta Departemen Luar Negeri. Masing-masing bidang memaparkan capaian program, kendala yang dihadapi, serta rencana strategis ke depan.


Kegiatan ini tidak hanya dihadiri oleh pengurus aktif, tetapi juga oleh almapaba/demisioner angkatan 2022, 2021, 2020, dan 2017. Kehadiran para demisioner menjadi ruang dialektika antargenerasi, di mana mereka turut memberikan masukan kritis, saran strategis, serta penguatan nilai-nilai kaderisasi. Beberapa masukan yang mengemuka antara lain pentingnya konsistensi pengkaderan, penguatan tradisi literasi, serta pembagian kerja yang lebih terstruktur dan profesional.


Dari hasil evaluasi pertengahan periode tersebut, disepakati bahwa pengurus Rayon Ushuluddin perlu lebih memaksimalkan potensi dan minat bakat kader, khususnya dalam bidang akademik, advokasi, dan kepenulisan. Selain itu, forum juga menegaskan pentingnya membangun kerja tim yang kolektif dan kolegial guna melaraskan garis gerak organisasi dengan visi dan arah kepemimpinan Ketua Rayon Ushuluddin.


Evaluasi Tengah Periode ini diharapkan menjadi titik balik penguatan konsolidasi internal dan peningkatan kualitas gerakan, sehingga PMII Rayon Ushuluddin mampu terus menjadi ruang kaderisasi yang progresif, reflektif, dan responsif terhadap dinamika kampus maupun sosial kemasyarakatan.


Reporter : Sahabat Rafly Ginting

Redaktur : Sahabat Banyu Lintang


Post a Comment

sahabat PMII wajib berkomentar untuk menunjang diskusi di dalam blogger

Lebih baru Lebih lama